DJ 43

1177 Words

Tenggorokkan Franda tercekat, Nafasnya memburu dengan degup jantung yang berdetak kencang dan susah dikendalikan olehnya. Sangat jelas, kepala Franda menggeleng pertanda dia mengerti dan menolak keras ucapan Wiwik barusan. “Kaubicara apa, huh?” kata Franda seolah tak paham dengan kalimat Wiwik barusan. “Kurasa semua sudah jelas, Mas. Tak usah dipaksakan. Aku tak akan menjadi duri dalam daging antara kau dan Via. Kalian saling mencintai dan sudah lama bersama. Aku hanya orang baru bagimu. Semua juga terjadi hanya karena perjodohan keluarga kita, bukan karena cinta,” tutur Wiwik panjang lebar dan tak ingin menutupi apa yang dia rasakan kini serta menjadi bebannya. “Tidak semudah itu kita membatalkannya, Wik!” sungut Franda. “Tentu mudah. Kita akan katakan pada keluarga jika tak saling ci

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD