Haruna sedang bersiap pulang karena waktu sudah menunjukkan jam 4 sore. Baru 6 bulan Haruna pindah ke kantor milik Aldy dan meninggalkan Jerman. Dia tinggal di rumah milik ayahnya, Reyhan, bersama seorang pembantu dan penjaga keamanan yang sudah ada sejak Haruna masih kecil. Kehidupan Haruna tentu baik-baik saja karena ada keluarga besar Setiawan yang menjadi tempatnya berbagi. Tak jarang pula Haruna pulang ke rumah Aldy dan menginap berhari-hari di sana. Terlebih di sana ada keponakan lucu yang selalu membuat hidupnya berwarna. “Na, kamu mau pulang sekarang?” tanya Mike yang tengah berdiri di hadapannya. “Iya, Kak.” “Pulang ke rumah atau ke Aldy?” kata Mike lagi. “Pulang ke rumah dulu bentar terus ke sana, nginep!” jawab Haruna cepat. Mike menganggukkan kepalanya paham. “Memang kenap

