Selepas mengantarkan Wiwik, Sopian langsung pulang ke apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Sesampainya di rumah, Sopian langsung mandi dan mengganti pakaian. Saat ini dia sedang duduk di sofa sambil menggosok rambutnya yang basah dengan handuk kecil ditemani tv menyala. “Sebenarnya apa yang terjadi dengan Wiwik, ya? Kok aneh, sih! Pasti ada yang tak beres!” gumam Sopian berasumsi sendiri tentang Wiwik. Dengan handuk yang dibiarkan di kepala, Sopian meraih handphone di meja karena ada sebuah notif masuk. “Kalau belum makan malam ke rumah, Kak. Icha dan Kak Nana masak banyak!” Begitulah bunyi pesan manis yang rupanya dikirim oleh Nisa. Dengan bibir tersenyum, Sopian langsung mengetikkan suatu kalimat sebagai balasan. “Rezeki tak tertukar. Kakak oteweh!” Selepas membalas pesan, Sopian

