Di Bogor, Lusi masih ada di rumah sakit dan besok pagi akan pulang sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Lusi sedang duduk di bangkar menonton tv ditemani Pupe yang baru saja keluar dari toilet. Mata Pupe menatap Lusi sedang terkekeh menonton tv yang sedang menayangkan film komedi. Melihatnya tentu membuat hati Pupe senang karena ibunya sudah sehat tidak seperti hari-hari sebelumnya. Pupe bersyukur karena Tuhan mempertemukan dirinya dengan seorang pria berhati baik yang sudi menolongnya. Jika tidak bertemu dengannya, entah apa jadinya nasib ibunya kini. “Ketawa terus, Bu!” seru Pupe menghampiri Lusi yang masih terkekeh. Lusi menoleh pada datangnya Pupe dari toilet. “Filmnya lucu, Nak. Perut ibu sampai sakit!” sahut Lusi memegang perutnya. Melirik sebentar pada layar, Pupe mendudukkan tub

