Vhi dan Pastry

1004 Words

Kedua orang di ruangan itu menoleh melihat kedatangan Tya. Ruangan langsung terlihat penuh begitu Tya masuk. Sandra yang sedang mengelap sudut mulut Yuga hanya menatap Tya sekilas sebelum melanjutkan lagi apa yang tadi dilakukannya. Keduanya sangat dekat dan intim, sama sekali tidak terlihat seperti atasan dan bawahan yang sedang bekerja. Sementara disisi lain, Yuga yang merasa diperlakukan seperti bocah oleh Sandra menepis tangan sekretarisnya itu dan menukas, "Cukup! Jam istirahat sudah selesai. kamu kembali ke ruangan kamu." Yuga melakukan itu bukan karena tidak mau ke gap oleh Tya sedang berduaan dengan Sandra. Aslinya, dia tidak begitu peduli juga. Toh, perasaannya pada Tya juga bukan perasaan merah jambu yang membuat berdebar. Dia tahu kalau Tya bukan orang yang suka bergosip juga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD