Pagi ini Tya masih terlelap, sementara Yuga sudah membuka matanya. Pria itu menatap sang istri yang terlelap di tempat tidur. Tanpa sadar kemudian tersenyum. Ada perasaan aneh beberapa hari ini. Saat itu Tya menggeliat membuat Yuga segera memejamkan matanya lagi. Tya terbangun, ia segera berdiri, berjalan menghampiri Yuga. "Mas, bangun. Pindah ke kasur sana." Tya tak tega karena semalaman pria itu tidur di sana. Dan memang selalu seperti ini setiap paginya. Yuga pura-pura tersadar, ia menggeliat, lalu mengusap matanya. "Udah bangun kamu?" "Iya udah, pindah ya biar badannya enggak sakit," kata Tya penuh perhatian, plus tatapan mata yang cemas. Yuga tahan senyum, tingkah Tya itu menggemaskan sekali menurutnya. Yuga kemudian memegang bahunya yang memang sedikit terasa sakit. Tya duduk

