Flashback On "Hei! Untuk apa kamu membawaku ke sini?" Shine protes saat Zaf menghentikan mobil sportnya di sebrang gedung apartemen mewah. "Pulangkan aku ke rumahku sendiri!" Zaf ikut mengamati gedung tinggi itu seraya melepas seat belt dan menarik ponselnya keluar dari saku celana. Beberapa menit yang lalu mereka baru saja turun dari pesawat jet yang membawa mereka kembali ke Jakarta dari Pekan Baru dan setelahnya Zaf melajukan mobilnya seperti orang gila mentang-mentang jalanan sedang sepi karena sudah larut malam. "Aku akan memulangkanmu nanti kalau urusanku sudah selesai," jawab Zaf enteng tanpa melihat ke arah Shine yang melongo. "Memangnya aku peduli dengan urusanmu!!" Shine mulai sewot. "Harus." Zaf melirik sekilas. "Aku harus menemui seseorang tapi firasatku tidak enak jadi ak

