24. Love is a Game

2310 Words

"Layanan delivery."  Shine mengangkat plastik yang dibawanya di depan wajah Zafier setelah pintu terbuka tetapi lelaki yang memakai setelan casual itu hanya mengangkat alis dan melipat lengan di d**a. Wajahnya yang songong menampilkan seringaian minta ditabok.  "Masuk dulu dong, sayang." Kalau saja Shine penggila Zafier, sebelum dipersilahkan masuk, dia akan langsung menjatuhkan dirinya dalam pelukan lelaki itu dan rela di bawa ke dalam tapi maaf saja, Shine seorang anti Zafier. "Tidak!" Shine menaikkan dagunya, menantang. Tidak sudi terpikat dengan senyuman tampannya. "Haram hukumnya gadis polos sepertiku berada satu ruangan dengan lelaki gila d**a juga s**********n sepertimu--KYYYYYAAAAAA!!! Belum selesai berbicara, tangannya ditarik masuk ke dalam dan pintu terkunci otomatis membua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD