Empat puluh lima

2104 Words

Jerome geram bukan main melihat keadaan Irza. Dia akhirnya mengumpulkan seluruh tim yang bertugas mengawasi jalannya proses persiapan acara launching produk-produk yang masuk dalam proyek Intuisi. Niken minta maaf karena sebagai ketua tim dia telah lalai soal insiden malam ini. Padahal dia sudah mengingatkan bagian penerangan supaya memastikan lampu-lampu terpasang dengan benar. Tugas memberi arahan pada tim digantikan oleh Niken. Jerome kembali ke tempat Irza sedang menunggunya. Dia menarik sebuah kursi plastik lalu duduk di hadapan Irza. “Kenapa kamu melakukannya? Tadi itu bahaya banget,” ucap Jerome setelah memastikan Irza mendapatkan perawatan medis. “Terus aku mesti gimana? Diam saja melihat lampunya jatuh di atas kepala kamu, gitu?” jawab Irza malas. Jerome merasa speechless de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD