Lima puluh tujuh

2183 Words

Jerome membuka mata perlahan merasakan usapan lembut di pipinya. Wajah cerah Irza menyambutnya. Secerah mentari pagi yang bersinar terang pagi ini. Perempuan itu sedang berada dalam suasana hati yang baik.    Setelah mengumpulkan kesadarannya Jerome bangkit dan duduk menghadap perut Irza. “Morning baby,” ucapnya, memberi kecupan pada perut Irza lalu menempelkan telapak tangannya di sana. Dia dapat merasakan kehidupan di dalam sana sedang menyambut kehadirannya.    “Jadi hari ini menemui Dokter Chandra?” tanya Jerome lalu turun dari  ranjang.    “Iya jadi. Aku sudah daftar kemarin. Setelah sarapan kita berangkat.”    “Kamu sudah mandi?” tanya Jerome.   “Iya ini aku mau mandi,” jawab Irza sambil melangkah menuju kamar mandi. “Eh, kamu mau ngapain?” cegah Irza saat Jerome mengekorin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD