Kondisi rumah dalam keadaan nyaris gelap saat Jerome masuk rumah. Hanya tinggal ruang keluarga yang menyala lampunya. Irza tertidur di depan televisi saat Jerome menghampiri ruangan tersebut. Di bawah sofa ada Wiji sedang duduk sambil merebahkan kepalanya di atas sofa dalam kondisi terlelap juga. “Wiji?” Jerome membangunkan salah satu asisten rumah tangga yang menemani Irza sampai terlelap. “Oh..., Tuan Jerome. Maaf, Tuan. Saya ketiduran,” jawab Wiji memperbaiki posisi duduknya. “Iya tidak apa-apa. Kamu pindah saja. Biar saya yang membangunkan Irza.” “Baik, Tuan.” Wiji lalu meninggalkan ruang keluarga, meninggalkan Irza dengan Jerome. “Kenapa kamu tidur di sini?” tanya Jerome sambil mengusap pelan pipi Irza yang sedang tertidur lelap. Merasa ada orang di dekatnya Irza membuka m

