Satu Pertanyaan

1170 Words

Pagi ini pukul 06.45 WIB, melewati gerbang sekolah setinggi 2 meter. Memakai motor matic warna merah milik Bapak. Seperti tengah mengulang masa sekolah 15 tahun yang lalu. Dan setelah lulus, hidupku hanyalah kesia-siaan. Dari tempat parkir siswa di depan, aku berjalan sendirian menuju Aula Sekolah yang ada di Gedung Rekayasa Perangkat Lunak. Di depan cukup lengang, tapi di bagian belakang ternyata sudah sangat-sangat ramai. Sudah ada Risa, Akbar, Adi angkatanku, Margo angkatanku, banyak sekali. Tak sanggup kusebutkan satu per satu. “Mbak,” sapa Fikri dengan kemeja hitamnya, menjabat tanganku. “Apta mana?” tanyaku langsung to the point, sebab semalam sudah sangat memikirkan Apta. “Ya Rabb, sabar dong. Eh, dia telat sih,  Mbak.  Soalnya...  Ya ada lah pokoknya.” Acara dibuka dengan semac

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD