"Manda, nanti kalau ada tamu namanya Imelda, suruh masuk aja,'' ujar Shaka yang baru saja tiba di kantor. "Baik, Pak," angguk Amanda yang tetap profesional meski atasannya sekarang sekaligus adalah calon kakak ipar. Setelah itu Shaka masuk ke ruangan. Yakin Imelda akan datang untuk mengambil sisa uang pem'bayaran yang kemarin ia janjikan. "Udah mau nikah masih juga maen perempuan. Awas aja kalau dia macam-macam,'' gerutu Amanda sambil kembali duduk di kursi kerja setelah sebelumnya sempat berdiri saat atasannya tiba. Kembali pada pekerjaan. "Selamat pagi. Saya mau bertemu Pak Shankara." Beberapa menit setelah Shaka masuk, terdengar suara seorang wanita menyapa Amanda yang serang sibuk dengan pekerjaannya. Gadis itu mengangkat kepala kemudian bangkit berdiri. Memindai wanita di depan

