Dua Puluh Satu

1041 Words

" Semua barang-barang kamu udah di packing kan, Yan?" tanya bagus yang tengah mengepak buku-bukunya ke dalam dus. " Udah Kak." " Mainan Adam?" " Aman." Bagus tersenyum, mengecup pipi Dian dan kembali sibuk dengan dus dihadapannya. Besok mereka akan pindah ke Jakarta dan menetap permanen disana. Bagus terlihat begitu excited, bahkan suaminya itu terlihat sudah siap dengan segala kesibukan pindahan. Sementara Dian terlihat malas. Sejujurnya ia sudah nyaman tinggal di Bandung. jika harus pindah pun ia berharap pindah ke kota kelahirannya, Jogja.   Dian berjalan menuju kamar dan duduk di tempat tidur. Bersyukurlah Adam tengah menginap di rumah Mama Abhi sehingga ia tidak harus kerepotan mengurus Abhi sementara ia juga harus membantu Bagus packing.  Mata Dian menatap satu foto yang terge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD