50

1036 Words

Napasku mulai tersengal, ta malu melawan gejolak api asmara yang sedang membara, Mas Alvin menyingkap penutup tubuhku dan juga membuka bajunya, ia daratkan kecupan liar hampir ke setiap inchi permukaan kulit ini. Aku menggelinjang, ingin menahan agar tak terpengaruh dengan rangsangan itu, tapi aku tak mampu. Saat ia mulai melakukan hubungan denganku, aku hanya bisa memejamkan mata menahan apa yang terjadi padaku. Ingin melawan aku tak kuasa, tubuh ini mulai terbakar hasrat, aku harus melayaninya, aku akan memuaskannya meski hatiku sakit. Di sisi lain, sisi terdalam hatiku, aku juga merindukan sesi percintaan mesra dan mencurahkan rindu seperti ini. * Usai b******a, suamiku terkapar di sofa, aku sendiri segera bangkit dan meraih jubah tidurku yang dibuang begitu saja olehnya ke lantai.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD