29

920 Words

"Mengapa kau sebut aku gila di depan semua orang?" "Karena kenyataannya memang begitu!" "Heh." Wanita itu berdecut dan tertawa sinis. Dia ketawai dirinya sendiri dan juga diriku dengan kencang. "Ada apa?" "Lihatlah sekarang, Bukankah Ini adalah pemandangan yang aneh tiba-tiba seorang Istri bisa membawa kekasih suaminya ke klinik untuk memeriksa kehamilan. Sungguh ini momen yang pantas untuk dibagikan." "Bagikan saja olehmu, aku tidak tertarik," jawabku. "Kita harus berfoto..." "Hentikan kegilaanmu dan pergilah masuk ke dalam ruang cek kita harus mengetahui hasilnya." "Hasil tesnya tidak akan keluar malam ini juga," bisiknya dengan tawa yang penuh misteri dan kejahatan. Wajah wanita itu diliputi aura gelap dan penuh kedengkian di dalam dirinya. "Kapanpun hasil tesnya keluar aku ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD