16

1028 Words

"Baiklah aku akan diam, aku akan diam sampai kau merasa puas dan bertaubat dengan sendirinya." Aku membuang muka sambil melipat tangan di d**a. Sesampainya di rumah, mobil kami masuk laku dengan kasarnya Mas Alvin menghentikan mobilnya di garasi. Aku dan anak anak hampir terbentur namun untung saja bisa menahan diri. "Mas, apa yang kau lakukan?!" "Tidak sengaja," jawabnya datar. Tanpa banyak bicara lagi, lelaki itu turun dari Pajero lalu menutup pintu mobilnya dengan keras. Aku dan anak anak sampai menutup mata, karena merasa ngeri dengan begitu kencangnya suara pintu. Kuikuti langkah suami yang masuk ke dalam rumah, ia lepaskan sepatu lalu langsung masuk ke kamar utama. Ketika aku masuk kamar juga, dia nampak sedang mengambil selimut dari atas tempat tidur dan sebuah bantal. "Kau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD