Malam bergulir larut, kurebahkan diriku di peraduan dengan tubuh berbalut gaun satin berwarna peach. Kucoba untuk membuat diri senyaman mungkin dan berpikiran santai. Sembari membayangkan ledakan kemarahan di sudut lain kota ini. Aku yakin terjadi pertengkaran hebat malam ini antara Mona dan Mas Alvin, akan ada kehebohan dan berbagai perdebatan yang menyakitkan antara dia dan suaminya. Sementara di sisi lain mantan ibu mertua akan kebingungan melihat anak dan menantunya yang ribut-ribut saja. Sudah banyak beban dengan cucunya yang d*********s dia pun harus mendengarkan pertengkaran demi pertengkaran. Oh ya, aku juga lupa, meski Mas ALvin merebut rumah dariku, herannya dia tidak menempatinya dengan Mona, ia malah tetap bertahan tinggal dengan ibu mertua. Entah dia menyewakannya atau mal

