Banyak orang berpikir bahwa memiliki uang berlimpah itu berarti kamu bisa hidup semaunya. Faktanya semakin banyak uang yang kamu punya, semakin banyak kuasa yang ada di tangan. Orang-orang akan melakukan segala hal untuk mempertahankan hal tersebut bahkan jika itu berarti mengorbankan kebahagiaan mereka. Sejak kecil Wira memahami bahwa tidak ada kebahagiaan yang diperoleh secara cuma-cuma. Ibunya berhasil mengubah nasib dari seorang anak akademis ternama di kota kecil, menjadi sosialita kelas atas yang senantiasa dinantikan kehadirannya dalam acara apapun. Menutup mata akan fakta bahwa suami yang dinikahinya takkan pernah cukup dengan satu wanita. Ia tak peduli, karena seberapa banyak pun wanita yang memanjat kasur sang suami pada akhirnya ibunyalah pemenangnya. Sebagai anak kedua, Wira

