JFD#10 Pembagian raport

1544 Words

Waktu berjalan dengan cepat, sekarang saja sudah berganti hari, aku jadi gak  sabar buat mendengar apa yang akan Zulfan katakan nanti, hayalan aku adalah dia menembak aku, tapi jangan terlalu berharap kalau gak mau merasakan sakit. “Kak Ica, lu lama banget sih dandan lama banget, bunda udah nungguin di bawah, gak ada bang Zulfan juga,” gerutu Luthfi yang tidak sopan langsung membuka pintu kamar, aku menatap sebal ke arah dia. “FI! Berapa kali kakak bilang jangan nomong lu gue kalau di rumah, kedengaran sama bunda aja bakal kena omel! Dan lagi, kamu gak sopan banget asal masuk ke kamar kakak!” dumelku yang tidak dihiraukan sama sekali oleh Luthfi. “Yayaya terserah deh kak, buruan napa sih kak, eh iya tadi bang Zulfan sempet ke sini, tapi lupa ngomong apa ya tadi?” aku menatap datar ke ar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD