Bagian 29

2001 Words

Samuel berdiri termangu di depan rumah yang ia yakini bahwa itu adalah rumah yang dulu ditempati Pricilla. Bahkan, baru minggu kemarin ia mengantar Pricilla pulang ke rumah yang sama. Tapi hari ini, saat Samuel berencana untuk mengajak gadis itu ke suatu tempat yang sudah ia persiapkan dari jauh-jauh hari, justru Samuel malah dibuat kebingungan oleh jawaban yang dilontarkan ayahnya Pricilla. Menumbuhkan perasaan heran bercampur janggal dari dalam diri Samuel pribadi. "Bagaimana mungkin ayah Pricilla berkata sekasar itu tentang anaknya? Tadi dia bilang apa? Aku salah alamat?" gumamnya sembari menggaruk kepalanya yang sedikit gatal. Selain itu, ia pun mengingat kembali perkataan pria tadi saat berbicara soal dirinya yang sudah salah alamat. "Kau salah alamat! Jika kau mencari anak itu, mak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD