Warning! Bab ini mengandung konten 21+. Bisa memicu rasa gerah dan menggigil kedinginan di waktu bersamaan. Usahakan agar tetap tenang dan sediakan tisu untuk menyeka yang basah. Muehehee~ ^^^ Aaron melepas kancing kemejanya sendiri. Menanggalkan pakaiannya dan melemparnya ke sembarang arah. Di atas ranjang, tubuh Erika sudah terlentang pasrah. Menantikan sentuhan sang pria yang sudah sangat lama ia dambakan. Beberapa saat yang lalu, Erika sempat terkejut ketika Aaron tiba-tiba saja mencium rakus bibirnya. Membuat tubuh Erika membeku dalam waktu beberapa detik. Namun, ketika Erika dituntut untuk segera membalas oleh kode yang Aaron berikan, barulah ia sadar bahwa semuanya akan kembali membaik. Ya, diiringi dengan senyuman yang semringah, Erika pun telah membalas ciuman Aaron dengan ked

