Rida sudah diberi izin untuk pulang, meski kondisinya masih lemas, tapi perempuan itu memaksa untuk pulang. Saat ini Ferdhy, Aidan dan Rida sedang berada pada perjalanan pulang, sementara Reyhan dan yang lain pamit untuk langsung pulang ke rumahnya. Di tengah perjalanan, Rida ingin sekali makan yang segar-segar. Ia sangat mendambakan rujak buah yang ada di depan kampus. Mumpung belum sore, Ferdhy menacap mobilnya menuju kampus tempatnya mengajar, sekalian meminta izin untuk Rida ambil cuti. "Kita beli rujaknya depan kampus ya? Sekalian aku minta surat izin ke dekan buat kamu." Rida yang masih lemas mengangguk lemah. "Aku ikut ya? Mau pamit sama teman-teman." Ferdhy menolak tegas. Mana mungkin ia membiarkan Rida keluar mobil dalam keadaan yang lemah seperti ini? "Nggak usah aneh-aneh,

