CHAPTER 19 : Butterfly effect
Line up debut yang sudah disiapkan oleh Capitol berjumlan 5 orang.
Diantaranya adalah El, Hera, Jessica, Ariana dan Tiffany.
“This is perfect” ujar Zack menatap seluruh persiapan.
Sedangkan Stefano mengangguk setuju. Tentu saja ia mendebutkan girl group pertama kalinya setelah 14 tahun karena ia tahu mereka akan sempurna.
Alasan Stefano tidak mendebutkan girl group dengan waktu yang lama adalah karena Capitol sendiri identic dengan maskulinitasnya dan gaya musik yang jauh dari kata girly. Sedangkan di negara mereka sangat sedikit atau bahkan belum ada grup musik wanita yang memakai konsep girl crush.
Estrella.
Nama yang berarti Bintang. Menurut Stefano itu adalah satu satunya kalimat yang paling pas untuk mereka,
El dengan kemampuan rap dengan deep voice-nya. Dan jangan lupakan bakat alami dia yang mampu menguasai panggung tanpa canggung.
Hera dengan suara tipisnya yang melengking dan dapat mengambil dua bagian yaitu Rap dan menyanyi.
Jessica dengan suara lembut yang bertenaga sekaligus dapat mengingatkan semua orang tentang Victoria, ditambah dengan stabilitas suara dan sama seperti El, saat berada dipanggung ia seperti burung yang dilepas dari sangkar.
Ariana, si pemilik suara serak serak basah yang sanga atraktif sekaligus seksi membuat siapapun yang mendengar tidak akan bosan mendengarnya.
Dan si bungsu, Tiffany dengan suara husky-nya dan kemampuan menarinya yang luar biasa.
Dan bila membahas masalah visual, mereka sangat sempurna dipadukan.
El memiliki garis wajah tegas, Hera memiliki wajah khas yang memberi kesan bahwa ia pemberontak, Jessica dengan wajah cantik bak dewinya, Ariana dengan wajah cantik dan polos dengan eye smile-nya dan Tiffany wajah cantik khas Barbie.
Bila dilihat sekilas hanya Ariana dan Tiffany yang memiliki wajah ramah sedangkan sisanya memiliki wajah diam yang sombong yang kontras dengan sifatnya yang lebih ramah.
“Kau tidak memberikan posisi posisi khusus?” tanya Zack sembari melihat data ditangannya.
Sejujurnya ini adalah kali pertamanya ikut campur dalam masalah pendebutan girl group ini karena bayi emasnya.
Stefano menggeleng sebagai jawaban.
“main vocal adalah orang yang bisa mencapai nada tinggi? Mereka semua bisa melakukannya. Menari? Mereka semua bisa. Rap? Aku hanya akan menonjolkan Hera dan El meskipun mereka semua bisa melakukannya” jelas Stefano dengan sombong.
Zack hanya mengangguk, batinnya pun setuju.
Stefano akan mendebutkan girl group-nya yang bernama Estrella dengan 5 anggota yang memiliki bintangnya masing masing.
El memiliki bintang berwarna biru.
Hera memiliki bintang merah.
Jessica memiliki bintang ungu.
Ariana memiliki bintang pink.
Dan Tiffany dengan bintang hijau.
Itu akan menjadi warna khas mereka di masa depan.
Stefano sengaja memberikan bintang untuk masing masing dari mereka karena Stefano yakin mereka bisa bersinar sendiri tanpa bantuan siapapun.
Stefano pun sudah menegaskan bahwa mereka hanya akan bernyanyi dan menyebarkan lagu. Bukan untuk menjadi objek obsesi para penggemar.
Mereka akan debut dengan lagu bad boy ciptaan Raymond dan diikuti lagu live while we’re young ciptaan Zachery selang 2 bulan setelahnya.
Stefano memang menerapkan sistem debut yang belum pernah digunakan sebelumnya.
Bila biasanya grup musik akan debut dengan mini albumnya, Stefano memtuskan untuk mendebutkan mereka dengan 2 single dengan kurun waktu 2 bulan dan akan langsung meluncurkan full album di tahun berikutnya.
Dia juga tidak akan memadatkan jadwal mereka dengan kegiatan promosi. Promosi hanya akan dilakukan beberapa hari setelah itu mereka akan mengikuti beberapa wawancara.
Karena Jessica, Ariana dan Tiffany masih sekolah, Stefano berjanji untuk tidak mengganggu sekolah mereka.
Ah, dan satu lagi.
Ada 1 pria dibalik ini semua yang terus menerornya untuk mencegah gadis bernama Jessica kelelahan.
***
Jessica menatap 2 gelang yang berada di pergelangan tangannya.
Salah satunya gelang berlian dengan model classic yang terlihat sederhana namun harganya mencapai lebih dari 100 juta.
Sedangkan salah satunya berwarna ungu elegan dengan harga yang tentunya tidak dapat bisa dibandingkan dengan gelang pemberian Alex.
Namun keduanya sama sama melambangkan mimpi Jessica yang mulai tergapai dan nasib buruk yang berhasil ia hindari.
Dengan dahi yang mengerinyit Jessica memiringkan kepalanya.
Tentang Estrella….
Mereka memang berhasil debut di kehidupan sebelumnya.
Namun tentu saja Jessica bukan bagian dari mereka.
Estrella di kehidupan sebelumnya bernama Glam dan merupakan girlgroup beranggota 5 orang dengan lagu debut gunshots.
Lagu debut yang berbeda dengannya saat ini, karena ZxR label tentu saja tidak ikut campur.
Glam sukses setelah debut dengan mini albumnya.
Kualitas dari ke lima anggotanya benar benar tidak bisa di remehkan.
Namun kesuksesan itu tidak bertahan hingga 1 tahun setelahnya.
Salah satu anggotanya yang bernama Rania tanpa diduga merupakan salah satu pelaku penipuan terhadap salah satu perusahaan besar di perusahaan mereka.
Bukan hanya itu, bahkan kelakuan Rania yang sering melakukan s**s bebas dan jalang untuk para petinggi negarapun terkuak.
Sedangkan El, Hera, Ariana dan Tiffany yang merupakan remaja yang hanya ingin mengejar mimpi terkena imbasnya.
Setelah terbongkarnya hal tersebut, Glam yang bersisakan 4 anggota tetap dilarang tampil distasiun televisi manapun dan hal tersebut tentu berpengaruh pada ke 4 gadis tersebut.
Sampai akhirnya, Glam resmi bubar meninggalkan 4 gadis yang terpaksa melepas mimpi mereka yang bahkan belum sepenuhnya tercapai.
.
Kini tidak ada Rania.
Inilah yang membuat Jessica takjub.
Kalian tahu mengapa Rania tidak ada dalam line up debut?
Karena Stefano sudah terlebih dahulu mengetahuinya.
Dan kalian tahu mengapa?
Jawabannya adalah Georgina.
Tanpa disangka Harry Martino membuat pembalasan kepada gadis medusa tersebut.
Harry mengungkap semua kelakuan Georgina.
Penipuan.
PSK.
Dan Pencemaran nama baik.
Disisi lain Georgina yang sangat tidak terima karena dirinya terjerat sendirian akhirnya membuka mulut.
Dan dari sanalah pihak berwajib menangkap Rania.
Tentu saja Stefano sangat bersyukur bahwa ia mengetahui hal ini lebih cepat.
Kau harus berterimakasih padaku. Batin Jessica.
Tentu saja semua ini berkaitan, bila bukan karena Jessica, Harry Martino tidak akan pernah mengungkap kebusukan wanita itu dan kejahatan Rania pun akan terus tertutup hingga gadis itu debut nantinya.
Jessica mendengus, selain itu Stefano juga harus berterimakasih padanya karena telah menyeret ZxR label bukan?
Tanpanya lagu debut mereka tidak akan sebagus ini!
.
Georgina sudah tidak menjadi ancaman lagi sekarang. Dan karena Georgina tertangkap, seharusnya Dylanpun terjerat.
Semua yang menjadi awal mula kesengsaraannya sudah gadis itu bereskan.
Kini ia hanya perlu membereskan 1 masalah lagi.
Masalah yang menyangkut masa depannya, dan Alex-nya.
**
Jessica tersentak saat ponselnya berdering, mengganggu lamunannya.
Gadis cantik itu meraih ponselnya dan tersenyum saat mendapati Alex menelfonnya.
“Halo sayang”
Senyum Jessica semakin berkembang saat mendengar sambutan manis Alex.
Ah kenapa pria ini begitu menggemaskan?!
“Halo Mr. Corbero”
“Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Alex disebrang sana.
“Aku baru saja pulang, setelah berlatih” jawab Jessica.
Terkadang gadis itu sedikit heran dengan Alex yang selalu menanyai harinya, padahal jelas bahwa pria itu mengetahui segala kegiatannya.
“Jangan terlalu kelelahan, Honey”
Jessica terkekeh, terkadang heran sendiri bagaimana bisa pria bernama Alex itu sangat tunduk dan memujanya.
***
TBC