Diva berlari panik keluar rumah sembari menggendong adiknya menuju jalan raya. Disa tiba-tiba menangis karena sakit perut. Berhubung di rumah sedang tidak ada siapa pun selain Diva dan adiknya, otomatis rewelan sang adik membuatnya bingung bercampur panik tidak tahu akan berbuat apa. Pasalnya Disa sejak pagi masih baik-baik saja dan masih menjahilinya. Dan saat ini anak kecil itu menangis meraung-raung membuat Diva akhirnya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit. Kedua orang tuanya sedang menghadiri seminar dan akan kembali nanti malam. Ia menunggu taksi lewat setelah sampai di jalan raya, namun beberapa lama menunggu belum ada tanda-tanda kemunculan transportasi tersebut. Sampai sebuah mobil jenis fortuner putih berhenti tepat di depannya. "Diva, apa yang kamu lakukan? Dan kenapa den

