Linggar meraih jemari tangan kiri Ditha dengan lembut, lalu dia menyematkan cincin emas putih bertabur berlian itu ke jari manis Ditha. "Cincin ini sangat manis, cocok banget sama kamu. Disana telah terukir namaku agar kamu selalu ingat bahwa aku telah mengikatmu ... Menjadi belahan jiwaku." Bisik Linggar setelah menyematkan cincin. Dia juga memberikan tatapan dan senyuman penuh kasih kepada sosok cantik bagaikan putri di hadapannya. Ditha mengangguk mantap sebagai jawaban dan kesanggupannya kepada ucapan Linggar. Diambilnya cincin yang tersisa dari kotak perhiasan, kemudian dia meraih jemari tangan kiri Linggar. Lalu dipasangkannya cincin itu di jari manis pria tampan di hadapannya. "Cincin dengan ukiran namaku juga telah kusematkan di jarimu sebagai tanda yang akan mengikat dirimu han

