Persimpangan Jalan (32)

1969 Words

Aara memasuki rumah bersama ibu dan kakaknya, sedangkan Aya berlari kegirangan menuju mereka yang sudah pulang. “Aaaah, akhirnya pulang juga.” Aya memeluk neneknya yang ikut bahagia, rasanya tidak enak meninggalkan cucunya itu sendirian di rumah, meski ditemani oleh pamannya, tapi tetap saja ada yang kurang. “Uti, tugas rumahku udah selesai dibantu sama Paklik Sul, yang kerajinan tangan dari biji-bijian, ayo Aya tunjukin.” Gadis kecil itu menarik tangan neneknya menuju kamar. Sedangkan Aara dan Sarah melihatnya sembari tersenyum. “Ra, Mbak bisa ngobrol sebentar?” Ucap Sarah. “Iya Mbak.” Aara duduk disofa yang berada diruang tamu, diikuti oleh Sarah. “Ada apa, Mbak?” “Tadi, Naomi ngomong apa aja sama kamu? Bilang sama Mbak.” Tanya Sarah seolah merasakan ada hal yang membuatnya gusar.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD