Suasana semakin riuh dalam restoran. Beberapa pengunjung serta staf berusaha memisahkan Reza dan dua warga lokal Thailand tersebut. Livia juga berusaha menenangkan Reza. Dua warga lokal itu diberi perawatan di sudut ruangan yang berseberangan dengan Livia serta Reza. Setelah Reza lebih tenang, Livia menanyakan alasan kenapa lelaki tersebut menyerang dua lelaki itu secara tiba-tiba. "Sebenarnya apa yang mereka katakan sampai membuat Anda marah, Pak?" Reza terdiam. Dadanya kembali kembang kempis dengan tatapan tajam tertuju pada dua pemuda yang masih ada di sudut ruangan bersama seorang staf. Jemari lelaki tersebut mengepal kuat di atas meja. "Pak, tenanglah. Jika Anda masih tersulut emosi, tidak akan baik untuk kita. Pak Reza bisa dilaporkan ke polisi." "Maka aku akan melaporkan balik

