Bab 41. Hadiah Pernikahan

1112 Words

"Jadi, kamu tahu kalau Dira ...." Ucapan Livia menggantung di udara karena Sandra menempelkan ujung jarinya pada bibir sang sahabat. "Aku tahu semuanya, bahkan awal mula kejadian itu aku menyaksikannya secara langsung. Cuma aku tidak memiliki buktinya." Sandra menjauhkan jari dari bibir Livia. Bahu Sandra mulai merosot dan perempuan yang biasanya terlihat hebat itu mendadak lemah. Dia menatap ujung sepatu mewah yang membungkus telapak kaki putihnya. Livia menepuk bahu Sandra sehingga sahabatnya itu mendongak. "Aku sudah mendapatkan buktinya. Aku menyiapkannya dengan sangat detail dan rapi. Semuanya akan aku bongkar di saat yang tepat!" ujar Livia dengan tatapan penuh keyakinan. "Jangan lama-lama, Via. Aku kasihan sekaligus nggak tega tahu Om Reza dibohongi selama puluhan tahun. Bahkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD