Bab 23. Frustrasinya Seorang Ayah

1102 Words

"Nggak! Bapak nggak boleh ambil anak Dira! Dira mau lahirin dia!" teriak Nadira frustrasi. "Kamu kali ini harus nurut sama bapak, Dira! Kamu sudah terlalu egois! Bapak nggak akan masalah kalau ayah dari bayi itu bukan lelaki b4j1ng4n itu! Dia itu lelaki licik, Dira!" "Re, tenang. Ini rumah sakit, jangan sampai pertengkaran kalian mengganggu kenyamanan pasien lain." Susan berusaha menenangkan temannya itu. "Coba bicarakan baik-baik masalah ini di rumah. Pasien yang lain sudah menunggu. Aku sudah menuliskan resep vitamin untuk Nadira. Sementara waktu biarkan dia bedrest. Kondisi kandungannya sedikit lemah." Susan menyodorkan selembar kertas yang sudah diisi dengan tulisan tangannya. Reza hanya menatap kertas itu dan berjalan lebih dulu keluar dari ruangan tersebut. Setelah sang ayah kelu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD