“Kamu tahu apa yang aku maksud? Jika kamu sudah memiliki aku. Jangan pernah kamu lepaskan. Ingat suatu hubungan tidak boleh ada orang ketiga,” jawabnya. “Ya kenapa juga melepaskan kamu. Jika kita ditakdirkan untuk bersatu. Why not!” ucapku. “Sekarang aku tanya, bagaimana rasanya jika aku direbut oleh pelakor?” tanyanya yang serius. “Aku akan merebutnya kembali. Karena kamu adalah milikku seutuhnya,” jawabku tanpa sadar. “Kamu boleh memiliki aku selamanya. Tapi kamu harus memelukku dengan erat. Jangan pernah kamu lepaskan aku. Aku hanya minta itu saja,” pinta Darren. “Apakah kamu mengikatku selamanya?” tanyaku. “Ya kamu hanya milikku. Aku juga tidak akan melepaskanmu selamanya,” jawabnya yang sepenuh hati. “Tumben kamu bisa romantis begini,” ledekku.

