Salsa menggelengkan kepalanya lalu menunduk. Salsa memang belum tahu apa yang akan dilakukan pada malam pertama. Salsa mengambil ponselnya lalu mencari artikel. Sebelum menemukan artikel itu. Pintu kamar Salsa diketuk. Lalu Salsa bangun dan mendekati pintu. "Mungkin saja itu Harry," ucapnya. Salsa tidak mendengar Darren. Salsa membuka pintu kemudian melihat Gina sambil menutup pintu, "Ada apa Ma?" "Sudah mandi?" tanya Gina dengan lembut. "Belum Ma," jawabku. "Setelah ini kamu mandi. Jangan bermalas-malasan. Ingat hari ini jadwal kamu padat. Pagi ke kantor catatan sipil, setelah itu kamu harus bersiap untuk pemberkatan pernikahan. Malamnya kita berkumpul di kediaman keluarga Pratama," perintah Gina yang memberitahu acara hari ini. "Baik Ma," sahutku. "Ke mana tuan muda Darre

