Tokyo menjadi saksi bagaimana kacaunya Gilang menghadapi patah hati. Tokyo pula yang memperkenalkan dirinya pada sosok Andin yang lugu dan murah senyum. Saat itu tepat lima bulan Gilang berkelana, mengunjungi satu tempat ke tempat lainnya di Tokyo. Ketika itu Tokyo sedang berada di musim dingin, Gilang berada di Yoyogi Park. Duduk di bangku taman ditemani daun-daun berguguran di sekitarnya. Suasana yang indah jika ia potret menggunakan kamera yang sejak tadi hanya menggantung di lehernya. Ia arahkan kameranya pada objek-objek yang menarik. Tiga anak kecil yang berlarian sambil tertawa menjadi objek pertamanya. Lalu sepasang kekasih yang saling merangkul di bangku taman menjadi objek selanjutnya. Ia terus mengedarkan lensa kameranya untuk menangkap setiap objek yang menarik. Hingga kemudi

