Chapter 23 - Janji dan Keyakinan

1706 Words

Jumat sore yang cerah di Semarang menjadi pembuka manis untuk rencana pertemuan yang telah disepakati Nuraini Senja dengan sahabat-sahabatnya dan kekasihnya, Ryan Aditya. Ini adalah kali kedua mereka bertemu secara langsung, dan sejak pertama, rasa penasaran sahabat-sahabat Nu terhadap Ryan justru makin tumbuh. Hari ini mereka berjanji akan benar-benar mengenalnya lebih dalam. Meski langit mendung di sekitar kediaman Nu tak menghalangi tawa yang menggema dari dalam Grab Car yang melaju pelan menyusuri jalanan sepi menuju Kota Semarang. Nuraini Senja duduk di kursi depan dengan wajah semringah. Di bangku belakang, terdengar suara gaduh sahabat-sahabatnya: Bianca, Amel, dan Tasya, yang sejak pagi sudah antusias membicarakan Ryan Aditya — kekasih Nu yang ternyata adalah penulis novel kesukaa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD