Pukul 03:00 dini hari. Suasana di apartemen Ryan jauh dari sunyi. Di ruang tamu, yang kini berfungsi sebagai markas operasi darurat, Ryan, Nu, Yuni Ndaru, Tya, Bianca, dan Dinda tampak serius. Mereka semua tenggelam dalam layar ponsel masing-masing, mencari informasi dengan intensitas tinggi. Mereka membagi tugas : Ryan fokus mencari informasi tentang cara melepaskan Susuk Inti Tubuh dan reaksi Rajahan terhadap air suci atau doa. Nu dan Tya mencari video-video YouTube atau thread di media sosial yang membahas ciri-ciri orang yang terkena Pelet Ganas atau Ilmu Hitam Kalimantan. Bianca membandingkan berbagai metode Ruqyah atau pembersihan spiritual yang disarankan oleh Romo Andreas. Yuni Ndaru dan Dinda bertugas mengumpulkan nomor kontak praktisi spiritual atau dukun yang disebut-sebut

