Semuanya terasa panas. Panas sekali. Kaki telanjangnya benar-benar akan terbakar. Lilith membuka mata, tersadar alasan sekitarnya begitu panas. Penglihatannya buram—dimanakah ini? Mengapa semuanya terlihat seperti kobaran api? Ia tak bisa membedakan mana api atau lava, karena semuanya memerah hingga sampai terlihat kehitaman. Di bawah kakinya, di sisi kanan kirinya, bahkan di atas kepalanya. Ia bagaikan berada di dalam perut gunung api. Gundukan batu berapi yang menyala berkobar dimana-mana. Angin yang membawa hawa panas berhembus kepadanya, mengibarkan gaun tirunya. Suara jeritan pun terdengar— Makin keras, keras, berasal dari dari berbagai arah. Dia sendiri tak tahu karena dimana-mana hanya ada kobaran api, tak ada apapun. Dimanakah asal suara itu? Siapa yang berteriak kesakitan itu

