Bab 23. Ancaman Zein

1028 Words

"Apa kamu melihat ponselku?" tanya Zein saat akan berangkat kerja. "Tidak," jawab Maudy singkat, tapi dari tatapannya dia justru melirik tumpukan bantal di atas tempat tidur. 'Sudah baik aku tidak merendamnya dalam air, jadi tidak usah merasa bersalah Maudy. Ponselnya saja yang terlalu berisik!' batin Maudy pada dirinya sendiri. "Yasudah! Cepat cari ... ponsel itu sangat berharga karena menyimpan beberapa hal penting di dalamnya," ungkap Zein. "Maksudmu menyimpan nomer beberapa wanita koleksimu?" balas Maudy langsung membuat Zein terdiam dan menatapnya dengan tak suka. "Apa kau sedang cemburu saat mengatakan hal itu, kamu keberatan jika itu benar?!" sarkas Zein cukup tajam. Maudy tidak yakin. "Cemburu hanya milik orang yang mencintai." Suasana mendadak kaku, dan juga canggung sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD