Bab 42. Kecewa Pada Kenyataan

1031 Words

"Gampang sekali Papah ngomong seperti itu, Zein harus menikah dengan jal*ng itu? Sampai kapanpun aku tidak terima dan tidak akan membiarkan putraku melakukannya!" ucap Utari dengan tegas. Dia masih sangat kaget mendengar kabar dari suaminya, dan sama sekali tak terima dengan keputusan suaminya. "Tapi dia mengandung calon cucu kita, Utari!" tegur Hendra yang bahkan sampai memanggil nama istrinya, ketimbang menggunakan panggilan 'mamah' sebagaimana biasanya. "Aku tidak perduli, dan aku tidak sudi menerima anaknya menjadi cucuku!" jawab Utari serius. "Kau egois!" ucap Hendra cukup putus asa mendengar jawaban istrinya. "Biasanya kamu tidak seperti ini dan menghadapi semuanya dengan bijak. Lagipula pernikahan Zein dan Laura hanya sementara supaya calon anak mereka bisa mendapatkan nama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD