Permainan Cantik

1102 Words

Prang! Cangkir gelas yang semula hendak didekatkan ke arah bibir tiba-tiba terjatuh menimpa lantai, air panas terlihat menyebar menciprat ke mana-mana. beruntung Akmal yang masih mengenakan sepatu tidak merasakan panas dari air yang baru saja dituangkan dari termos. Wajah Akmal yang semula berseri kini berubah seketika menjadi ketakutan, ujung pistol sudah mengarah ke arah bagian kepala, pergerakan Shakila terlihat begitu cepat tidak bisa diprediksi sebelumnya. "Kamu terkejut kan aku bisa melakukan seperti yang pernah dilakukan Sanjaya, Bapakmu yang sudah tega menghabisi ibumu, kemudian dia menembak dirinya sendiri." Ujar Shakila sambil menyeringai. "Ampun, ampun....! jangan sakiti saya, ampun....! ampun....!" jawab Akmal yang terlihat sangat ketakutan bahkan tangannya terangkat de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD