"Iya, semoga saja dia tidak menjebak kita, seperti yang lalu-lalu kita hampir kehilangan nyawa gara-gara kelicikannya." tanggap seorang perempuan yang duduk di samping kemudi. "Makanya sebelum kita mengeksekusi, kita pastikan dulu kalau dia benar-benar sendirian, supaya kita tidak menambah masalah lagi." "Stop! stop....! kayaknya kita kelewatan." tahan Shakila yang sejak dari tadi memperhatikan keadaan sekitar, menyamakan tempat dengan pin lokasi yang berada di handphonenya. "Emang betul, yang itu rumahnya?" jawab Rinto sambil melirik ke arah belakang lewat spion yang berada di samping mobilnya. "Ya barusan pintunya terbuka dan ada sebuah mobil yang sering mengunjungi rumah kita." Mendengar penjelasan dari Shakila, Rinto pun terus melajukan mobilnya, mencari tempat untuk berbalik

