Aku Kenapa?

2226 Words

Delapan Puluh Enam “Mbak minta kamu pikiran lagi baik-baik, Jamima.” “Apa lagi? Soal apa lagi?” “Soal Tian.” “Kenapa dia? Supir itu kenapa lagi? Banyak banget tingkahnya!” tukasnya. “Supir kamu bilang??” “Lah, memang supir kan? Aku harus sebut dia apa?” “Jamima, tahukah kamu kalau Tian itu sudah seperti anaknya Om Ferdy. Dia bukan orang lain bagi Om Ferdy. Kamu lupa kalau perusahaan dan pabrik di Semarang akan dipegang oleh Tian? Dia sudah seperti anak sendiri bagi Om Ferdy.” “Seperti kan? Bukan anaknya kan? Kalau seperti ya seperti, selamanya akan jadi seperti anak sendiri. Ndak akan berubah jadi anak kandung. Juga ndak akan mewarisi segala kekayaan Papi Ferdy.” “Ya Allah, Jamima. Apa sebenarnya yang merubah kamu jadi sekejam dan tamak begitu? Jamima, orang tua kita tidak pernah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD