Bab 22

1776 Words

“Take everything from the inside and throw it all away cause I swear for the last time I won’t trust myself woith you.” –Linkin park- Aku melangkah gontai menuju apartemenku sambil menangis dengan suara yang sudah hampir habis dan rasa nyeri yang menjalari sekujur tubuh. Dadaku begitu sesak jika mengingat apa yang telah terjadi padaku bahkan tidak kupedulikan luka yang menganga dan darah yang sudah mengering akibat luka sayat yang kubuat sendiri. Semuanya terjadi begitu cepat hingga aku tidak bisa melawan bahkan tidak bisa berpikir jernih. Berulang kali aku berusaha bangun apakah ini mimpi atau tidak. Namun sekali pun kupukul diriku sendiri dengan keras, hasilnya sama. Aku berdiri di sini. Sendiri. Menghapus jejak air mata dengan kedua punggung tangan lalu merogoh kunci apartemen di sak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD