Valerie menyeka air matanya. Hell. Ia tidak boleh lemah seperti ini. Ia harus menunjukkan bahwa ia adalah Valerie Gladwin. Pasti karena ia terlihat lemah sehingga membuat Darrel berani bermain api dengan wanita lain. Sudah saatnya ia menunjukkan sisi Valerie yang pemberani, Valerie yang membenci Darrel Laurens. Bukan yang mencintai pria itu. Siallann. Andai saja ia punya tuas pada hatinya, ia bisa mengontrol dirinya kapan menjadi Valerie yang pemberani, atau menjadi Valerie yang sangat tunduk dan mencintai Darrel Laurens itu. Hidup sangat menyebalkan bukan? Di saat ia mulai bermimpi dapat berrumah tangga dengan bahagia bersama pria yang dicintai, ia malah mendapat kabar tidak menyenangkan tepat saat ia telah melewati malam yang luar biasa bersama Darrel Laurens. Sempat terpikir olehn

