Sebuah Fakta mengejutkan

1600 Words

Langit kembali ke rumah membawa wajah murung, dan itu sangat terlihat jelas oleh mata Bulan yang masih terjaga ketika suaminya pertama kali membuka pintu kamar. “Langit?” Bulan turun dari tempat tidur, lalu menghampiri Langit. Dilihatnya wajah lelaki itu dari dekat, dan dia sangat terkejut ada beberapa luka memar di bagian sudut bibir dan bawah kelopak matanya. “Ya, ampun. Kenapa kamu bisa luka begini? Apa yang terjadi, Lang?” Bulan cemas. Padahal sebelumnya Langit meminta izin baik-baik untuk menemui sahabatnya yang bernama Rion. Namun, dia tidak mengira lelaki itu akan pulang dengan membawa luka seperti ini. “Langit, tolong jawab aku. Ada apa?” Tanya Bulan lagi karena Langit tidak kunjung menjawab. “Baiklah, kamu duduk dulu di tempat tidur. Aku mau ambil kompres dulu buat memarnya.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD