Bahagia Bersamanya

1981 Words

“Waaah, ini benar-benar surganya buku!” ujar Bulan bersemangat sekali ketika melihat tumpukan buku-buku menarik dari penulis baru, hingga penulis ternama dari segala penjuru dunia. Bulan pun berjalan cepat ke arah tumpukan buku, dan melihat beberapa dari mereka. Sementara Langit di sebelahnya memasang wajah masam. Langit merasa dia sudah bosan melihat lembaran-lembaran kertas bertumpuk itu. Namun, sepertinya tidak berlaku bagi istrinya yang ternyata gemar mengoleksi berbagai jenis buku. “Hei, sadarlah! Sudah berapa banyak buku yang kau ambil, apa semua ini tidak cukup?” protes Langit ketika Bulan mengambil buku. Itu adalah sebuah novel fiksi romansa ke sepuluh yang dipilih oleh istrinya. “Memangnya kenapa? Apa uangmu tidak cukup untuk membayar semua ini?” “Apa? Apa kau menghinaku?! Uan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD