Bulan masih terdiam setelah mendapat pertanyaan dari Langit. Sekali lagi dia melihat ke arah wajah sendu lelaki yang telah menemani hidupnya selama beberapa bulan itu. Ada sedikit perasaan berat dalam hati jika dia melepas semua ini, dan di sisi lain, Bulan takut Langit tidak akan pernah bisa mengubah kebiasaan buruknya. Setiap kemarahan Langit tiba, gemetar di tubuh Bulan tidak dapat dihindarkan. Satu kali pergelangan tangannya dibuat sampai berbekas kemerahan, itu menjadi sebuah memori mengerikan. Apa Langit bisa melakukan lebih dari itu? Di ingatan Bulan yang lain, Langit sudah berusaha mengubah pribadinya. Sedikit demi sedikit lelaki itu pernah melonggarkan aturan ketatnya di rumah, bahkan tidak bersikap kasar lagi. Langit juga berusaha bersikap baik dan manis di waktu-waktu tertentu

