Kekecewaan Malam Pertama
Setiap dua insan yang akan menjalin ikatan pernikahan seharusnya dilandasi oleh kejujuran dari kedua belah pihak. Satu sama lain harus saling terbuka sehingga tidak boleh ada rahasia yang kelak akan menjadi duri dalam daging mahligai pernikahan.
Layaknya lelaki normal Andra memimpikan membangun rumah tangga yang harmonis dan tentunya jauh dari berbagai pertikaian suami istri. Pria kini merasa menyesal menjalani biduk rumah tangga bersama seorang istri yang ternyata selama ini dirinya menyimpan sebuah rahasia besar. Rahasia yang membuat Andra sangat menyesal telah menikahi wanita itu. Seharusnya istrinya tidak boleh menutupi aib yang disimpannya rapat-rapat sebelum mereka resmi melakukan janji suci pernikahan.
***
"b******k. Ternyata kamu selama ini telah menipuku mentah-mentah," teriak Andra saat ada sesuatu yang aneh terjadi pada alat kelamin milik wanita yang baru saja dinikahinya.
"Aku bisa jelaskan semuanya, Andra," sahut Amanda dengan nada suara bergetar.
Amanda terus saja mengarahkan pandangan ke sprei tempat tidur mereka. Seolah ia tidak berani menatap wajah suaminya yang sedang diselimuti amarah yang sangat besar.
"Diam kamu. Aku tidak mau mendengar sedikit pun pembelaan darimu," bentak Andra pada wanita binal di sampingnya. "Aku sangat menyesal telah menikah dengan wanita yang ternyata sudah tidak perawan. Dasar wanita penipu."
Entah mengapa Andra ingin sekali marah dan berteriak sekencang-kencangnya seraya melampiaskan amarah yang sedang dirasakannya saat ini. Namun ia tidak mau mengganggu orang-orang yang mungkin saja sedang tidur nyenyak di seantero kamar yang terdapat di hotel ini.
"Aku minta maaf. Bukan maksud aku merahasiakan ini semua padamu. Aku terpaksa menutup mulut karena ayahku yang memintanya."
"Aku sekarang sudah sadar. Ternyata alasan mendiang ayahmu mau menikahkan putrinya dengan anak mantan pembantunya. Pasti karena tidak ada lelaki lain yang sudi menikah dengan kamu yang sudah tidak perawan lagi. Mendiang ayahmu dan kamu, kalian berdua penipu."
Andra yang sejak tadi begitu dibakar nafsu birahi terus saja menjamah sekujur tubuh wanita yang baru saja dinikahinya. Tidak ada satu pun bagian tubuh dari wanita di sampingnya yang tidak dijamah oleh Andra. Dirinya benar-benar tidak mau kehilangan momen berharga saat ia akhirnya telah resmi menjadi suami Amanda. Langsung saja Andra melakukan ritual yang sudah selayaknya dilakukan oleh sepasang pengantin baru. Tepat saat pria itu sedang melakuan penetrasi. Entah mengapa ada yang aneh saat kejantanan Andra mulai bergerak maju mundur di pangkal paha milik istrinya.
Andra bisa menyadari satu hal. Ternyata istrinya selama ini telah menyimpan sebuah rahasia besar dari pria itu.
***
Sekalipun Andra selama ini sering di anggap cupu oleh teman-temannya. Sejak remaja Andra sama sekali belum pernah melakukan aktivitas yang tentunya dilarang oleh agama. Dirinya memang pernah beberapa kali pacaran. Selayaknya bocah lelaki sedang memasuki masa pubertas. Sesekali Andra pula sering mengakses beberapa situs yang berisi cerita dewasa dan menonton film porno. Sebagai lelaki normal rasanya sangat wajar bila ingin tahu kehidupan seks, tetapi Andra tetap tahu batasannya sebagai manusia bermoral. Selama ini Andra hanya membaca cerita dewasa dan menonton film porno tanpa berani sedikitpun melakukan apa yang telah ia ketahui.
Dari sekian banyak informasi yang telah Andra ketahui tentang dunia seks. Hal itu yang membuat dirinya berkesimpulan bahwa ada sesuatu yang aneh terjadi pada istrinya. Bagaimana mungkin ada seorang wanita yang baru pertama kali melakukan hubungan suami istri, tetapi tidak ada sedikit bercak darah yang mengalir dari liang kewanitaannya. Lagi pula saat pertama kali Andra mulai memasukan alat kejantanannya. Entah mengapa pria itu sama sekali tidak mengalami kendala sama sekali. Seharusnya saat pertama kali seorang wanita melakukan hubungan suami istri. Ada penyesuai diri dari liang kewanitaannya karena akan kemasukan benda asing. Namun Andra sama sekali tidak merasakan hal itu. Pria itu begitu mudahnya membobol liang kewanitaan istrinya.
Andra benar-benar menyesal karena sudah menikah dengan wanita di sampingnya.
"Apa aku harus menceraikannya?" gumam Andra dalam hati.
Nanti apa kata orang lain saat mengetahui bahwa Andra yang baru sehari menikah tiba-tiba menggugat cerai istrinya? Ibunya juga pasti akan sedih kalau sampai nanti dapat gunjingan dari orang lain.
"Aku sama sekali tidak tahu apa yang harus aku lakukan?" ujar Andra dalam hati yang kini memilih untuk segera memakai pakaian.
Andra ingin segera pergi ke luar hotel untuk sekadar mencari angin. Dirinya rasanya muak bila harus berlama-lama melihat wajah Amanda yang sedang bersedih dan berusaha memohon agar Andra tidak mengakhiri pernikahan mereka.
"Kamu mau ke mana Andra?" tanya Amanda dengan nada khawatir, "Kamu jangan pergi."
"Aku mau pergi ke mana pun itu bukan urusanmu. Lagi pula aku butuh waktu sendiri untuk mengambil keputusan. Apakah aku harus menceraikanmu atau tetap menjadi suamimu meski sekarang akan sudah sangat jijik berdekatan dengan seorang wanita yang keperawanannya sudah hilang sebelum menikah," teriak Andra yang sudah berpakaian. Ia segera pergi sambil memendam kemarahan dan kebencian pada istrinya sendiri.
***
Bersambung...