*** Sean berlari tanpa menghiraukan deru napasnya yang tak beraturan. Dirinya berlari dengan hati membuncah bahagia layaknya secercah sinar kebahagiaan kembali menyelimuti dirinya yang diliputi kesedihan setiap saat ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa kabar yang diberitahukan oleh Leo, membuat dirinya tak bisa untuk tenang. Ia amat tak sabar merengkuh Vierra ke dalam dekapannya sembari membisikkan kalimat maaf berkali-kali. “Di mana? Di mana dia? Cepatlah katakan!” Ucapan Sean yang terdengar sedikit membentak itu membuat Leo dan Libra yang sedang berdiskusi menjadi terkejut bukan main. Keduanya langsung berdiri menghadap pada Sean. “Cepat!” bentak Sean dengan frustasi. Matanya terlihat berkaca-kaca karena efek dari rasa senang yang membuncah. “Tapi kami sedikit kurang yakin, Tuan. Pasalny

