Banyak bunga di meja Kayla. Gadis itu sampai merinding. Siapa yang menaruh semua bunga ini. Kayla menyingkirkan satu persatu bunga itu. Beberapa menit kemudian, Hana datang dengan santai. Gadis itu masih belum menyadari banyak bunga berserakan. "Astaga." Kali ini Hana tersadar, dan langsung terkejut. "Meja kita kaya kuburan. Banyak bunga. Lu mau ngasih sesajen ke Demit, Kay?" tanya Hana. "Matamu. Gue juga gak tahu ini bunga dari siapa," jawab Kayla. Ketika ingin membuang, tiba-tiba Kayla menemukan sesuatu di lacinya. "Han." Kayla memperlihatkan sesuatu ke Hana. "Boneka santet?" tanya Hana tak percaya. "Lagi?" lanjutnya. Kayla mengangguk. Ia makin merinding, padahal baru kemarin dia mendapat teror, dan ini? Dia dapat teror lagi. Sebenarnya, siapa yang ingin bermain-main deng

