"Masuklah! Ibuku sangat senang ketika mendengar kau berkunjung." Ibu Herry, Sophia, dulunya adalah seorang ibu tunggal, tidak diakui oleh keluarganya karena hamil di luar nikah dan terpaksa menyewa tempat di seberang jalan dari rumah nenek Miranti. Meskipun membesarkan anak sendirian, Sophia adalah wanita yang baik hati dan lembut. Ketika Miranti masih kecil dan neneknya sedang pergi, ia sering mengundangnya makan malam. Miranti mengikuti Herry masuk. Di ruang tamu, Sophia duduk dikelilingi kertas-kertas desain, dengan hati-hati memilah-milahnya. "Bu, Miranti di sini," panggil Herry. Sophia menoleh, matanya berbinar. Miranti tersenyum dan mengangguk memberi salam. "Miranti, benarkah itu kamu?" seru Sophia. "Kamu telah tumbuh menjadi wanita muda yang begitu cantik. Kemarilah, dudukl

